


Depok, 16 Juni 2026 – Komitmen untuk menjadi koperasi syariah yang profesional dan berdaya saing kembali ditegaskan oleh BMT Muamalah Mandiri Depok. Hal ini dibuktikan melalui rapat kerja jajaran Pengurus, Pengawas, Pengelola, dan perwakilan anggota yang digelar di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor BMT Muamalah Mandiri Depok, Selasa 16/06/2026. Rapat yang berlangsung sangat produktif ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Anggota Tahunan RAT Tahun Buku 2025 yang telah diselenggarakan pada Februari lalu.
Finalisasi 5 Dokumen Strategis untuk Penguatan Kelembagaan
Dalam rapat tersebut, semua fokus melakukan pembahasan lanjutan dan finalisasi terhadap 5 dokumen penting kelembagaan BMT:
1. Penyempurnaan Anggaran Rumah Tangga ART
Penyesuaian pasal-pasal dalam ART agar lebih relevan dengan perkembangan regulasi terbaru Permenkop UKM No. 8 Tahun 2023 dan kebutuhan operasional BMT saat ini.
2. Penyusunan Peraturan Khusus Persus
Merumuskan aturan teknis pelaksanaan di lapangan, mulai dari produk pembiayaan, penghimpunan dana, hingga tata cara pelayanan anggota.
3. Standar Operasional Prosedur (SOP)
Penyederhanaan dan penyempurnaan alur kerja di setiap unit, agar layanan kepada anggota lebih cepat, akurat, dan transparan.
4. Standar Operasional Manajemen (SOM)
Penguatan struktur organisasi, pembagian tugas, dan sistem pengendalian internal sesuai Pedoman SOM KSP/USP dari Kementerian Koperasi.
5. Rencana Strategis Renstra 2026 – 2030
Menetapkan peta jalan 5 tahun ke depan. Fokus utama : digitalisasi layanan, penguatan permodalan, ekspansi jaringan, dan pemberdayaan UMKM anggota.
“Ini Adalah Langkah Kita Menuju Koperasi Kelas Nasional”Sangadi, SE, Ketua Pengurus BMT Muamalah Mandiri Depok menyampaikan bahwa rapat ini adalah bukti keseriusan jajaran dalam menjalankan amanah hasil RAT.
“Alhamdulillah rapat hari ini berjalan sangat produktif. 5 dokumen ini adalah fondasi kita untuk naik kelas. Kalau tata kelola kita kuat, ART nya jelas, SOP nya rapi, dan Renstra nya terukur, InsyaAllah target kita untuk melayani 10.000 anggota di tahun 2030 bisa tercapai,” ujar beliau. Senada, Pujianto, SE,. MM dari Dewan Pengawas menekankan pentingnya pengawasan melekat agar setiap kebijakan yang dibuat benar-benar berpihak kepada anggota dan sesuai prinsip syariah. Perwakilan anggota yang hadir juga memberikan masukan konstruktif, terutama terkait kemudahan akses pembiayaan dan peningkatan manfaat bagi anggota.
Bismillah Bergerak Bersama dengan diselesaikannya finalisasi dokumen-dokumen ini, BMT Muamalah Mandiri Depok optimis dapat meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kesehatan organisasi, dan mewujudkan visi menjadi BMT rujukan ekonomi umat di wilayah Depok dan sekitarnya.Rapat ditutup dengan doa bersama dan komitmen seluruh jajaran untuk segera mengimplementasikan hasil keputusan demi kemaslahatan 4.500+ anggota BMT MM Depok. BMT Muamalah Mandiri Depok
Bersama Anggota, Membangun Ekonomi Umat yang Berkah dan Mandiri

